Blog Hosting, Server, Linux, Jaringan Komputer dan Internet 

Home Tutorial Mounting NBS ke direktori /home
formats

Mounting NBS ke direktori /home

Published on July 4, 2019, by in Tutorial.
Di NEO kita bisa menambahkan storage lain menjadi partisi /home
1. Membuat Partisi Volume menjadi /dev/sdc1
Login ke Instance Anda melalui console atau PuTTY (jika menggunakan Windows). Pertama reboot dahulu Instance Anda, setelah proses reboot selesai silahkan login lagi ke dalam Instance Anda dan ketikkan perintah fdisk -l untuk melihat partisi Disk Volume yang sudah ditambahkan.
contoh gambar di atas adalah /dev/sdc, nama device volume bisa berbeda.
Selanjutnya ketikkan perintah fdisk /dev/sdc untuk membuat partisi baru.
Buat partisi baru dengan perintah “n” lalu pilih primary partition dengan mengetikkan “p”.

Keterangan :

-untuk Partition number, pilih 1
-untuk First cylinder, tekan enter (default).
-untuk Last cylinder, tekan enter (default).

Selanjutnya tekan perintah “t” untuk mengubah system id partisi yang kita pilih.

Tekan perintah “L” untuk menampilkan partition id, lalu pilih 83 untuk system id Linux

Kemudian ketik perintah “w” untuk menyimpan partisi yang sudah kita tentukan sebelumnya.

Selanjutnya ketik perintah fdisk -l untuk melihat partisi yang sudah kita buat.

Kemudian ketik perintah mkfs.ext4 /dev/sdc1 untuk membuat file system dengan tipe ext4.

2. Membuat directory temporary mkdir /home_tmp

3. Mounting partisi ke temporary directory mount /dev/sdc1 /home_tmp
4. Sinkronisasi data yang berada di /home ke /home_tmp rsync -aqxP /home/* /home_tmp
5. Unmount partisi volume dari temporary directory umount -l /dev/sdc1 /home_tmp 
6. Mount partisi volume tersebut ke /home mount /dev/sdc1 /home
mount partisi /dev/sdc1 ke directory yang Anda inginkan dengan perintah mount /dev/sdc1, di sini kami mount ke dalam direktori /home/ lalu ketik perintah df -h untuk menampilkan hasil mount partisi tersebut.
cek dengan df -h
Kemudian jika disk volume Anda ingin mount otomatis ketika instance restart, edit file /etc/fstab dengan perintah nano /etc/fstab dan tambahkan baris seperti berikut. Lalu simpan dan restart instance Anda.
7. Menambahkan pada file fstab vi /etc/fstab
( -> kemudian dapat ditambahkan /dev/sdc1      /home      ext4      0      0, nofail ) salah bukan menambahkan /dev/sdx1 .. tapi ..
Menbahkan UUIDD, untuk meliha UIUIDD gunakan perintah :
blkid /dev/vdb1
maka akn muncul :
/dev/vdb1: UUID=”bf0d09e4-ba73-4677-8c8c-ea256d225ca3″ TYPE=”ext4″
jadi ditambahkan pada /etc/fstab nya adalah
UUID=”bf0d09e4-ba73-4677-8c8c-ea256d225ca3″ TYPE=”ext4″       /home      ext4      0      0, nofail
8. Dicek kembali untuk hasil remounting partisi tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.