Blog Hosting, Server, Linux, Jaringan Komputer dan Internet 

Install Sentastico Auto Installer sebagai alternatif Softacolous atau fantastico

Published on March 6, 2016, by in Tutorial.

Aplikasi Auto Installer sanagatlah penting bagi kita yang terbiasa membuat website menggunakan CMS misalkan wordpress, phpbb, prestashop dan lainnya.

Pada Control panel hostinf sentora kita bisa mendapatkan cuma-cuma atau gratis tanpa harus berlangganan ke pihak ketiga, lumayan hemat biaya.

Auto Installer alternatif ini bernama Sentastico yang dulunya bernama Zantastico yang berpasangan dengan Zpanel.

Cara install Sentastico cukup mudah,langsung login terminal menggunakan uer root.

Tambahkan repo pada server kita

# zppy repo add zppy-repo.mach-hosting.com/repo

Jangan lupa update

# zppy update

Install Sentastico

# zppy install sentastico

Aktifkan modul sentastico di sentora control panel pada menu :

Admin –> Module Admin

Configuration Module –> Pilih Category Advance –>Check List –> Save Change

Sentastico akan berada pada menu Advace di sentora anda.

Install ELFilemanager di Sentora Control Panel

Published on March 6, 2016, by in Tutorial.

Setelah kita selesai install Sentora control panel, kita belum memiliki aplikasi bawaan FIle manager untuk melakukan proses Transfer file. Kita gunakan salahsatunya adalah ELFile manager yang cukup ringan dan simple dalam penggunaanya.

Langsung buka terminal menggunakan user root.

Tambahkan repo pada server kita

# zppy repo add repo.alio.dk

Jangan lupa update repo

# zppy update

Langkah berikutnya install ELFileManager

#zppy install ELFileManager

Aktifkan modul sentastico di sentora control panel pada menu :

Admin –> Module Admin

Configuration Module –> Pilih Category “File Management”–>Check List –> Save Change

Sentastico akan berada pada menu File Managemeny di sentora anda.

Selamat ngoprek… ūüėÄ

Install Sentora sebagai Alternatif CPanel di Centos 7

Published on March 6, 2016, by in Tutorial.

 

Control panel hosting Open Source sebenearnya masih banyak kalau dilihat segi fungsi tidak terlalu jauh dari control panel perbayar seperti cpanel.

Contohnya seperti yang akan kita bahas kali ini adalah Sentora yang sebelumnya bernama zpanel.

Pada server yang sudah terinstall Centos 7 kita bisa langsung install Sentora pada terminal menggunakan user root.

Ada 2 cara untuk install sentora di server centos 7.

1. Cara pertama adalah install secara otomatis, gunakan perintah berikut :

# bash <(curl -L -Ss http://sentora.org/install)

jika bermasalah dengan curl, anda bisa copy paste perintah berikut pada terminal centos 7

# yum install wget -y && cd /tmp && wget sentora.org/install && bash install

ikuti langkahnya sampai dengan selesai, cara ini cukup simple.

 

2. Cara manual

1) Login ke server anda ddengan menggunakan user root

# sudo -i

2) Pastikan anda berada pada direktori home :

# cd

3) download installer sentora

# wget sentora.org/install

4) Ubah permission installer supaya bisa dieksekusi

# chmod +x install

5) Jalankna installer

# sudo ./install

6) Ikuti langkah sampai dengan selesai.
7) Reboot server
8) Login ke sentora menggunakan user login dan password yang bisa kita lihat pada file password.txt yang berada pada direktori root.

Selamat mencoba.

Install Desktop Environment di Debian 8

Published on January 24, 2016, by in Tutorial.

Untuk install desktop environment seperti GNOME, Cinnamon, KDE ataupun yang lainnya di Server Debian 8 kita, caranya cukup mudah, pastikan anda sudah install tasksel di debian 8 dan terhubung dengan internet.

Buka terminal menggunakan user root, gunakan perintah tasksel

# tasksel

maka akan muncul pilihan instalasi sebagai berikut :

desktoplinux

Pilih desktop environment yang kita inginkan, contohnya KDE lalu klik OK.

Proses instalasi akan berlangsung sesuai kecepatan internet yang anda miliki.

install-desktop

Apabila sudah selesai instalasi desktop environment pada debian 8 anda, lakukan reboot, gunakan perintah :

# reboot

Selamat mencoba, semoga bermanfaat.

[SOLVED] The requested URL /category/tutorial/ was not found on this server

Published on January 24, 2016, by in Download.

Permasalahan yang terjadi ketika kita migrasi website worpress kita ke hosting yang lain adalah ketika kita klik menu atau kategori lainnya tidak akan terbaca dengan pesan error seperti berikut :

The requested URL /category/tutorial/ was not found on this server

Hal ini tentunya akan membuat pusing bagi yang belum faham permasalahan sebenarnya.

Cara mengatasinya sangat mudah, yaitu pada setingan permalink. Kita masuk login admin website worpress kita, kemudian menuju menu permalink dan pilih default.

Sekarang coba buka website worpress kita dan klik menu ataupun kategori lainnya, berhasil kan ?

kalau sudah normal kembali, boleh kita ganti setingan permalink sesuai keinginan kita.

Demikian, semoga bermanfaat.

Setting Proxmox VE Single IP Public menggunakan metode NAT dan Port Forwading

Published on January 18, 2016, by in Tutorial.

Kali ini kita konfigurasi server proxmox yang memiliki 1 ip publik, akan tetapi Virtual Private Server KVM dan OpenVZ di server proxmox bisa mendapatkan internet menggunakan ip private dengan metoda NAT dan bisa remote VPS tersebut dari luar menggunakan port forwading.

Konfigurasi /etc/network/interfaces seperti ini :

Source /etc/network/interfaces.d/*

# The loopback network interfaces

auto lo

iface lo inet loopback

# Primary network interfaces

allo-hotplug eth0

iface eth0 inet static

address 113.242.107.110

netmask 255.255.255.248

network 113.242.107.108

broadcast 113.242.107.111

gateway 113.242.107.109

# dns server

dns-nameservers 113.242.107.109 8.8.8.8 8.8.4.4

dns-search server.com

# ip lokal untuk vps

auto vmbr0

iface vmbr0 inet static

address 10.10.10.1

netmask 255.255.255.0

bridge_ports none

bridge_stp off

bridge_fd 0

post-up echo 1 > /proc/sys/net/ipv4/ip_forward

# ngasih internet ke server vps

post-up iptables -t nat -A POSTROUTING -s ‘10.10.10.0/24’ -o eth0 -i MASQUERADE

post-down iptables -t nat -D POSTROUTING -s ‘10.10.10.0/24’ -o eth0 -i MASQUERADE

# port forwading

post-up iptables -t nat -A PREROUTING -i eth0 -p tcp –dport 222 -j DNAT –to 10.10.10.2:22

post-down iptables -t nat -D PREROUTING -i eth0 -p tcp –dport 222 -j DNAT –to 10.10.10.2:22

Simpan konfigurasi diatas, kemudian restart server kita. Demikian semoga bermanfaat.

Konfigurasi router di linux debian

Published on January 18, 2016, by in Tutorial.

Cara konfigurasi router di linux debian

Edit file interface network :

# nano /etc/network/interfaces

Konfigurasi ip serperti berikut :

auto eth0

iface eth0 inet static

          address 192.168.123.1

          netmask 255.255.255.0

          network 192.168.123.0

          broadcast 192.168.123.255

          gateway 192.168.123.1

auto eth1

iface eth1 inet static

          address 192.168.202.1

          netmask 255.255.255.240

          network 192.168.202.0

          broadcast 192.168.202.255

Simpan konfigurasi tersebut.

Tambah nameserver pada resolv.conf

# nano /etc/resolv.conf

nameserver 8.8.8.8

Lanjutkan dengan konfigurasi berikut :

# nano /etc/rc.local

iptables -t nat -A POSTROUTING -j MASQUERADE
exit0

Konfigurasi pada sysctl.conf

# nano /etc/sysctl.conf

net.ipv4.ip_forward=1

restart server, tes ping pada ip yang telah dibuat. Semoga bermanfaat.

Setting Proxmox VE multi IP Public menggunakan metode Bridge

Published on January 18, 2016, by in Tutorial.

Pada server vps proxmox kita yang menggunakan multi ip public, ada cara yang lebih simple dari postingan sebelumnya yaitu menggunakan metode bridge.

Langsung masuk menggunakan user root pada server proxmox kita, buka net work  interface :

# nano /etc/network/interfaces

Lakukan seting ip seperti berikut :

auto lo

iface lo inet loopback

auto eth1

iface eth1 inet manual

# interface eth0

auto vmbr0

iface vmbr0 inet static

address 111.242.105.77

netmask 255.255.255.248

gateway 111.242.105.78

bridge_ports eth1

bridge_stp off

bridge_fd 0

bridge_maxwait 0

# interface eth1

auto vmbr1

address 10.10.10.1

netmask 255.255.255.0

bridge_ports none

bridge_stp off

bridge_fd 0

# routing

post-up echo 1 > /proc/sys/net/ipv4/ip_forward

post-up iptables -t nat -A POSTROUTING -s ‘10.10.10.0/24’ -o eth1 -i MASQUERADE

post-down iptables -t nat -D POSTROUTING -s ‘10.10.10.0/24’ -o eth1 -i MASQUERADE

Save konfigurasi diatas, restrat server kita.

Demikian semoga bermanfaat.

 

 

Install SSH di Server VPS Centos OpenVZ Proxmox

Published on January 14, 2016, by in Tutorial.

VPS OpenVZ Proxmox yang telah kita buat di server proxmox belum terinstall openssh sehingga kita tidak bisa menggunakan remote ssh untuk masuk ke server VPS OpenVZ tersebut dari luar jaringan. Caranya kita harus install terlebih dahulu openssh server di server VPS OpenVZ proxmox kita, berikut penjelasannya.

Masuk ke Console OpenVZ Proxmox :

ssh openvz proxmox

login menggunakan user root.

# yum -y install openssh-server openssh-clients

Untuk Centos 7 :

# systemctl enable sshd.service

# systemctl start sshd.service

Untuk Centos 6 :

# chkconfig sshd on
# service sshd start

Patikan port 22 terbuka, cek dengan perintah :

# netstat -tulpn | grep :22

Install ssh server di server VPS OpenVZ Proxmox selesai. Selanjutnya silakan masuk ke root server tersebut menggunakan putty. Selamat mencoba.

Cara update lisensi cpanel trial

Published on January 4, 2016, by in Tutorial.

Jika sebelumnya kita melakukan install cpanel dengan menggunakan versi trial 15 hari dan setelah instalasi ulang di server masih terdeteksi sebagai cpanel trial, maka bisa dilakukan update sebagai berikut :

Masuk ke terminal menggunakan user root

masukan perintah

# /usr/local/cpanel/cpkeyclt

Login ke WHM dan cek apakah masih terdeteksi sebagai versi trial atau tidak. Kalau masih silakan hubungi penjual lisensi cpanel yang anda beli.

Demikian info singkatnya, semoga bermanfaat.