403 Access Denied setelah install LiteSpeed di cPanel

Published on August 8, 2017, by in Tutorial.

Hari ini banyak request dari pelanggan dan calon pelanggan kalau Web Server yang digunakan sekarang Apache untuk upgrade ke LiteSpeed walau server yang digunakan sekarang menggunakan SSD storage, tapi berdasarkan kebutuhan pelanggan, kita harus mengcover nya.

Setelah install LiteSpeed Web Server, muncul kendala yaitu semua website tidak bisa diakses dan muncul warning atau tampilan pada browser “403 Access Denied”

hal ini saya tidak ambil pusing, langsung menghubungi team supprort LiteSpeed, karena saya sudah menjadi pelanggan LiteSpeed untuk server Hosting yang sebelumnya.

Dari hasil pembicaraan dengan team support, cara nya sangat mudah . yaitu dengan men Disable funsi “mod_ruid2” di EasyApache4. Kemudian saya ikuti petunjuk dari team support LiteSpeed.

Langsung masuk ke Menu EasyApache –> Apache Modules. Ketik pada pencarian “mod_ruid2” dan disable kan fungsi tersebut.

Ikuti perintah selanjutnya sampai selesai. silakan cek kembali website anda, seharusnya sudah bisa diakses dengan normal. Demikian informasi singkat, salam sukses.

Menambahkan IP Publik OVH ke Virtualizor

Published on August 6, 2017, by in Tutorial.

Judulnya menurut saya unik, karena untuk menambahkan IP publik yang diberikan OVH ke Server Virtualizor, terlebih dahulu harus membuat MAC Address dai Panel client OVH.

Langkah pertama kita membuat MAC Addees di Panel Client OVH.

Klik kanan pada logo gear di IP yang akan kita buat MAC address nya

Isikan type virtual mac, karena sebelumnya sudah dibuat dengan nama ovh, maka kita pilih ovh, dan tentukan nama virtual mesin, disini contohnya v1008.

kemudian klik confirm.  Tunggu samapi terbentuk MAC Address.

Setelah MAC Address selesai dibuat, sekarang kita ke Panel Virtualizor.

Tambahkan IP Address dan MAC Address pada menu IP Pool –> Add IP

Isikan IP Address, MAC Address dan IP Pool seperti berikut :

Lalu klik Add IP Address. lihat pada menu List IP address untuk IP yang telah kita tambahkan tadi.

Disable Restrict outgoing SMTP di WHM cPanel

Published on August 2, 2017, by in Tutorial.

Untuk memberikan hak akses kepada user cPanel supaya user bisa mengirim email dengan menggunakan SMTP maka pada WHM/ cPanel harus mengubah Restrict outgoing SMTP menjadi Off, karena secara default dalam keadaan On.

Menu tersebut ada pada Tweak Settings –> Mail –> Restrict outgoing SMTP to root, exim, and mailman (FKA SMTP Tweak)

Ubah checklist menjadi enable.

Sekarang test email menggunakan SMTP, kali ini saya gunakan plugin SMTP Mailer ( https://wordpress.org/plugins/smtp-mailer/ )yang diinstall di WordPress dan email berhasil dikirim. Selamat mencoba, semoga bermanfaat.

disable_functions di WHM

Published on August 2, 2017, by in Tutorial.

Ada beberepa function harus kita disable dengan alasan keamanan server cPanel kita, diantaranya yaiut funsi php mail yang sangat rentan digunakan spaming oleh client.

Kita login ke WHM dengan user root, kemudian cari php.ini. Pilih Editor Mode, dan pilih versi php, misal ea-php70 lalu cari disable_functions

isikan setelah syntax disable_function dengan mail

disable_functions = mail,exec,passthru,shell_exec,system,proc_open,popen,curl_exec,curl_multi_exec,parse_ini_file,show_source

pada contoh diatas selain php mail ada beberapa function yang kita disable.

 

Rewrite php ke html menggunakan htaccess rules

Published on July 31, 2017, by in Tutorial.

Bagi anda yang membuat website terbiasa dengan php code dan html code tanpa menggunakan cms, ini ada tips terpenting agar website anda bisa tampil baik, diantaranya :

Convert .php extension ke .html extension menggunakan .htaccess rules

Kita edit file ./htaccess kemudian masukan perintah

RewriteEngine on
RewriteRule ^(.*)\.html$ $1.php [nc]

 

Kita bisa bisa redirect http:// ke http://www. dengan menambahkan sytax berikut :

RewriteCond %{HTTP_HOST} !^www. [NC]
RewriteCond %{HTTP_HOST} ![0-9]$ [NC]
RewriteRule ^(. 
)$ http://www.%{HTTP_HOST}/$1 [L,R=301]

Silakan cek website anda, selamat anda berhasil … hehe

Plugin AutoSSL Let’s Encrypt pada cPanel & WHM’s

Published on July 30, 2017, by in Tutorial.

Dalam versi cPanel & WHM 58, telah diperkenalkan fitur baru yang disebut AutoSSL. Tentang  AutoSSL telah diposting sebelumnya, namun jika Anda belum pernah mendengarnya: AutoSSL dapat mengaktifkan fitur di paket akun cPanel & WHM yang memicu permintaan dan pemasangan otomatis SSL SSL Validated Comodo yang ditandatangani untuk pelanggan Anda, gratis. Keamanan sangat penting bagi kami, dan inilah fitur yang telah kami kerjakan untuk waktu yang sangat lama.

AutoSSL dan Let’s Encrypt

Let’s Encrypt ™ adalah pendatang baru di dunia otoritas sertifikat, dan telah mendapatkan popularitas dengan sangat cepat. Mereka juga menawarkan sertifikat SSL Validasi Domain gratis, yang sangat sesuai dengan AutoSSL. Sementara menambahkan dukungan untuk Let’s Encrypt tidak ada dalam peta jalan kami sampai awal tahun ini, namun dengan cepat menjadi permintaan dengan suara terbanyak di situs Permintaan Fitur kami. Dukungan masyarakat yang belum pernah terjadi sebelumnya membuat kami sangat bersemangat, dan tim pengembangan kami bekerja keras untuk menemukan waktu untuk itu.

Hambatan pertama yang kami hadapi saat meneliti menggabungkan dukungan Enchrypt untuk cPanel & WHM adalah bahwa siklus pengembangan dan pelepasan kami benar-benar tidak selaras dengan kebutuhan mereka. Untuk mengakomodasi itu sambil mempertahankan standar kami, kami memutuskan untuk melakukan sesuatu yang belum kami lakukan beberapa saat: kembangkan plugin kami sendiri untuk memberikan dukungan bagi aplikasi pihak ketiga.

Versi BETA dari plugin tersebut diuji oleh kelompok penguji beta yang fantastis, di server produksi yang menjalankan versi cPanel & WHM 56 dan 58. Saya sangat gembira saat ini dapat mengatakan bahwa plugin tersedia untuk semua orang yang menjalankan cPanel & WHM Versi 58.0.17 keatas Pada versi 58 instalasi terbatas pada akses command-line. Setelah Anda SSH’ed ke server sebagai root, Anda bisa menjalankan perintah ini:

/scripts/install_lets_encrypt_autossl_provider

Setelah terinstal, Let’s Encrypt akan muncul di antarmuka WHM’s Manage AutoSSL (Home >> SSL / TLS >> Manage AutoSSL) di mana Anda dapat mengaktifkan provider.

 

Harap perhatikan bahwa ada beberapa batas domain dan tingkat yang terkait dengan layanan Let’s Encrypt. Untuk ringkasan batasan ini, baca dokumentasi AutoSSL kami di http://go.cpanel.net/autossl

Upgrade sekarang untuk mendapatkan AutoSSL
AutoSSL mengurangi hambatan untuk mengamankan situs pelanggan Anda menjadi nol, dan membuatnya mudah untuk dikelola, namun AutoSSL hanya tersedia pada versi 58 ke atas. Karena versi cPanel & WHM 56 adalah versi terakhir yang mendukung sistem operasi CentOS5 & 32-bit, fitur ini tidak akan tersedia untuk CentOS5. Jika Anda ingin AutoSSL, saatnya untuk bermigrasi ke sistem operasi baru! Kabar baiknya adalah bahwa Transfer Tool sekarang membuat lebih mudah dari sebelumnya untuk memigrasi semua konfigurasi sistem dan akun cPanel Anda. Jika belum, pasti lihat!

Permintaan fitur
AutoSSL stabil dan siap digunakan, dan juga sudah memiliki permintaan fitur di situs Permintaan cPanel & WHM. Saya sangat senang melihat permintaan lain masuk untuk fitur baru ini. Jika Anda memiliki lebih banyak ide pasti beritahu kami! Temukan saya di twitter, di situs permintaan fitur, atau kirimi saya email berisi pemikiran Anda.

Terjemahan bebas dari : https://blog.cpanel.com/announcing-cpanel-whms-official-lets-encrypt-with-autossl-plugin/

Cara Reset Password WebAdmin Console LiteSpeed Web Server

Published on July 18, 2017, by in Tutorial.

Cara Reset Password WebAdmin Console LiteSpeed Web Server adalah menggunakan terminal dengan root user sebagai berikut :

/usr/local/lsws/admin/misc/admpass.sh

Kemudian masukan password yang baru :

Kemudian silakan coba masuk Web Admin console dengan menggunakan password baru dengan mengakses :

http://hostname.domain.com:7080

Demikian, semoga bermanfaat.

 

Cara Install plugin LiteSpeed di cPanel

Published on July 18, 2017, by in Tutorial.

Langkah 1 : Install Plugin LiteSpeed

Jalankan perintah berikut pada terminal menggunakan root.

Install :

cd /usr/src; curl https://www.litespeedtech.com/packages/cpanel/lsws_whm_plugin_install.sh | sh

Remove :

/usr/local/cpanel/whostmgr/docroot/cgi/lsws/lsws_whm_plugin_uninstall.sh

 

Langkah 2 : Install LiteSpeed Web Server dari WHM

  1. Klik plugin LiteSpeed Web Server
  2. Klik Install LiteSpeed Web Server
  3. Isilah spesifikasi form berikut
  • Masukan Lisensi LiteSpeed
  • Direktori target
  • Port Opset ( isikan 0 untuk menggantikan Apache)Centang Enable PHP SuEXEC
  • Isikan email admin Lite Speed
  • Isikan Username dan password untuk LWSW Web Admin konsole

4. Klik Next untuk install LiteSpeed

Langkah 4 : Restart LiteSpeed Web Server

LiteSpeed Web Server anda telah jalan, semoga bermanfaat.

Sumber : https://www.litespeedtech.com/support/wiki/doku.php/litespeed_wiki:cpanel:whm-plugin-installer

Cara remove plugin litespeed di cpanel

Published on July 18, 2017, by in Tutorial.

Cara remove plugin litespeed di cpanel agar bersih secara total, maka kita harus melakukannya melalui terminal linux.

Silakan login menggunakan root, eksekusi perintah berikut :

/usr/local/cpanel/whostmgr/docroot/cgi/lsws/lsws_whm_plugin_uninstall.sh

tunggu proses sampai selesai

Semoga bermanfaat.

Cara Backup Database WHMCS secara Otomatis ke Email dan FTP

Published on July 11, 2017, by in Tutorial.

Pentingnya backup database adalah untuk mensiasati apabila terjadinya permasalahan dengan server kita, terutama untuk billing whmcs yang menyimpan data pelanggan hosting kita.

Backup database ini bisa dilakukan secara manual melalui menu backup di whmcs yang telah dijelaskan sebelumnya. Kali ini akan kita bahas bagaimana cara backup secara otomatis whmcs yang kita gunakan.

Cara otomatis ini sangatlah penting untuk kita yang ingin menghemat waktu supaya tidak setiap saat membuka admin whmcs billing system. Backup otomatis ini ada dua opsi dan bisa dilakukan keduanya, yaitu :

Backup dikirim melalui email

Backup dikirim melalui FTP server

Pada kali ini kita akan seting kedua point diatas, agar backup kita benar-benar aman.

Sekarang sialakn login ke admin WHMCS kita, dan ikuti setiap langkah berikut :

  1. Login ke Area Admin WHMCS Anda
  2. Buka Setup> Other> Database Backup
  3. Untuk menggunakan fasilitas backup email cukup masukkan alamat email yang ada di bagian Daily Mail Backup.
  4. Untuk menggunakan fasilitas backup FTP remote masukkan rincian koneksi FTP di bagian Backup FTP Harian Remote. Di bidang ‘Tujuan FTP’, masukkan path relatif ke folder login tempat Anda ingin backup diunggah, lokasi ini harus ada karena WHMCS tidak dapat membuat direktori itu sendiri.

Seperti ilustrasi berikut :

Semoga bermanfaat :