Cara Backup Database WHMCS secara Manual

Published on July 11, 2017, by in Tutorial.

Untuk mendownload backup database WHMCS secara manual, dapat kita lakukan melalui admin WHMCS seperti berikut :

  1. Login ke Area Admin WHMCS Anda
  2. Buka Utilitas> Sistem> Status Database
  3. Klik tombol Download Full Database Backup di bagian atas halaman
  4. Anda diminta mendownload file. Simpan file ke komputer Anda. Bergantung pada ukuran database, ini mungkin memerlukan beberapa saat.
  5. Setelah unduhan selesai,  sekarang database telah anda download.

Seperti ilustrasi berikut :

Semoga bermanfaat.

Cara Disable Late Fee Day di WHMCS

Published on July 11, 2017, by in Tutorial.

Ketika client kita telat membayar invoice yang telah diterbitkan secara otomatis di WHMCS Billing system, maka system dengan otomatis akan menambahkan biaya keterlambatan dengan istilah Late Fee Days.

Late Fee Day ini secara default adalah 10% dikali nominal tagihan pada invoice.

Namun bagi kita yang tidak menghendaki adanya penambahan biaya keterlambatan invoice, bagaimana caranya agar Late Fee Day ini dinonaktifkan alias Disable, yaitu dengan cara masuk ke menu :

General Settings > Invoices

Kemudian pilih menu Late Fee Amount dan isikan 0 agar Late Fee Day tidak aktif alias disable

Kemudian Save Changes dan biaya keterlambatan alias Late Fee Day sekarang Disable. SAlam sukses.

Disable domain root di whm

Published on July 10, 2017, by in Tutorial.

Secara default addon domain di cpanel akan tersimpan di

http://www.maindomain.com/addondomain.com

hal ini domain addon anda aka terlihat di publik, hal ini tidak bagus dan harus disembunyikan dari paublik.

caranya yaitu dengan mengatur setingan “Restrict document roots to public_html” menjadi OFF yaitu pada menu :

WHM > Tweak Settings > Domains > Restrict document roots to public_html

seting menjadi “OFF”

seperti tampilan berikut :

demikian semoga bermanfaat

Install Crontab dan Seting cron job WHMCS di Centos

Published on June 20, 2017, by in Tutorial.

Langsung ke terminal menggunakan root :

# yum install cronie

Seting config file di direktori path whmcs :

# nano /var/www/html/whmcsdata/crons/config.php

contoh path whmcs :

$whmcspath = ‘/var/www/html/’;

Seting cron direktori :

# nano /var/www/html/configuration.php

contoh cron direktori :

$crons_dir = ‘/var/www/html/whmcsdata/crons/’;

 

Eksekusi cron :

# php -q /var/www/html/whmcsdata/crons/cron.php

Restart cron :

# systemctl restart crond

Cek cron di Automation Settings

Proses selesai, semoga berhasil.

 

Mengganti Time Zone di WHMCS

Published on May 20, 2017, by in Tutorial.

Untuk mengganti time zone di whmcs kita harus menambahkan :

date_default_timezone_set(‘Asia/Jakarta’);

pada akhir baris configuration.php nya whmcs, maka waktu akan berubah sesuai timezone kita, contohnya jakarta

Membuat Nameserver di VestaCP

Published on May 17, 2017, by in Tutorial.

Cara mengatur Server Nama Sendiri (nameserver vanity / private / child)
Jika Anda ingin mengelola zona DNS menggunakan Vesta Control Panel, Anda harus membuat catatan 2 dns, mengarahkan mereka ke alamat IP server dan menggunakannya sebagai nameserver untuk domain. Dalam contoh ini, kita akan menggunakan ns1.yourdomain.com dan ns2.yourdomain.com.

Registrar domain
Setiap registrar domain memiliki metode yang berbeda untuk menyiapkan server nama pribadi. Di bawah ini Anda akan menemukan petunjuk bagaimana membuat catatan di Pengelola Akun GoDaddy.
1. Masuk ke pengelola akun GoDaddy Anda
2. Di sebelah domain, klik launch
3. Klik pada yourdomain.com
4. Di tab pengaturan, klik manage next to host names
5. Klik tambah nama host
6. Masukkan ns1
7. Masukkan alamat IP server Anda
8. Klik tambah
9. Ulangi di atas untuk ns2
10. Ubah nama server untuk yourdomain.com menjadi ns1.yourdomain.com dan ns2.yourdomain.com

Panel Kontrol Vesta
Setelah registrasi nameserver pribadi selesai, Anda perlu mengkonfigurasi Vesta Control Panel.
1. Tambahkan domain yourdomain.com (tinggalkan tanda DNS Support yang dicentang)
2. Masuk ke menu DNS
3. Klik edit di bawah yourdomain.com
4. Ubah template menjadi child-ns
5. Masuk ke menu Paket
6. Edit paket yang disebut default
7. Tetapkan ns1.yourdomain.com dan ns2.yourdomain.com sebagai nameserver

Setelah Anda melakukan semua langkah, Anda sekarang dapat mengatur semua nama domain Anda untuk menggunakan ns1.yourdomain.com dan ns2.yourdomain.com. Harap dicatat bahwa mungkin dibutuhkan waktu hingga 24 jam sementara catatan dns akan mulai bekerja.

Cara seting Server Status di WHMCS dan ditampilkan di publik tanpa login client

Published on May 16, 2017, by in Tutorial.

Untuk membuat server status di WHMCS cukup penting supaya orang lain tahu status server kita lebih bagus lagi kalau ditampilkan di publik jadi calon pelanggan tahu performa server kita.

Caranya cukup mudah, pertama-tama silakan download file STATUS berikut, kemudian upload pada direktori root domain utama kita misal : http://manage.zenhost.net/status

Sekarang login admin WHMCS kita, kemudian masuk ke menu :

Setup –> Product and Service –> Server –> Pilih/ edit server

Isikan folder tadi pada Server Status Address, misal : http://manage.zenhost.net/status

 

Sekarang buka penl WHMCS, lalu pilih menu Network Status makan anda diminta login untuk melihat status server

kemudian login menggunakan akun client anda. Disini akan terlihat status server seperti berikut :\

 

Nah .. sekarang bagaimana caranya supaya muncul tanpa login client ? caranya cukup mudah, silakan masuk ke admin WHMCS kita, kemudian pilih menu :

General –> Support –> cari Require a login to view the server status & network issues pages

Buang tanda centang .. sekarang coba buka lagi wmhcs kita, pilih Server Status …

 

Demikian, semoga bermanfaat.

 

Seting smtp email di whmcs

Published on May 9, 2017, by in Tutorial.

Kalau kita menggunakan email premium dari luar server yang terpasang whmcs, kita harus gunakan smtp server mail. Pada contoh kali ini saya gunakan email premium dari reseller club.

Pada whmcs masuk ke menu General->email

Gunakan setingan berikut :

Menggunakan none SSL

 

Pilih Mail Type : SMTP

Mail Encoding : 8 bit

SMTP Port : 25

SMTP Host : us2.smtp.mailhostbox.com (didapat dari dns record email premium resellerclub)

SMTP Username : admin@zenhost.net (email aktif yang digunakan)

SMTP Password : xxxxxxxxxx (password aktif)

SMTP SSL Type : pilih None

 

Menggunakan type SSL

Pilih Mail Type : SMTP

Mail Encoding : 8 bit

SMTP Port : 465

SMTP Host : us2.smtp.mailhostbox.com (didapat dari dns record email premium resellerclub)

SMTP Username : admin@zenhost.net (email aktif yang digunakan)

SMTP Password : xxxxxxxxxx (password aktif)

SMTP SSL Type : pilih SSL

 

SMTP Host di Email premium resellerclub :

Demikian, semoga bermanfaat.

 

 

 

 

Cara seting MX record GSuite

Published on May 9, 2017, by in Tutorial.

Menggunakan akun email Google akan lebih memudahkan penggunaan email kita, terutama email bisnis.

Sebelumnya buat cname yang diberikan google, sperti contoh :

  • Record : sc3w5twhp4re
  • Value : gv-mpy2p325h7g2fq.dv.googlehosted.com.
  • Priority : 1

Cara seting MX record Gsuite di server kita yaitu dengan membuka DNS Record dan membuat beberapa MX Record Berikut :

Record 1

  • Record : @
  • Value : ASPMX.L.GOOGLE.COM
  • Priority : 1

Record 2

  • Record : @
  • Value : ALT1.ASPMX.L.GOOGLE.COM
  • Priority : 5

Record 3

  • Record : @
  • Value : ALT2.ASPMX.L.GOOGLE.COM
  • Priority : 5

Record 4

  • Record : @
  • Value : ALT3.ASPMX.L.GOOGLE.COM
  • Priority : 10

Record 5

  • Record : @
  • Value : ALT4.ASPMX.L.GOOGLE.COM
  • Priority : 10

Silakan tunggu sampai 24 jam untuk hasilnya :

Kemudian buka gmail menggunakan email domain anda

Tampilan inbox seperti biasanya di gmail

 

demikan semoga bermanfaat.

Cara Install dan Konfigurasi phpMyAdmin di CentOS 7

Published on May 6, 2017, by in Tutorial.

Tambahkan Repository EPEL

rpm -iUvh http://dl.fedoraproject.org/pub/epel/epel-release-latest-7.noarch.rpm

 

Install phpMyAdmin

yum -y update

yum -y install phpmyadmin

Configuration for phpMyAdmin

nano /etc/httpd/conf.d/phpMyAdmin.conf

Buat konfigurasi seperti dibawah ini, tambahkan yang dihuruf tebal

<Directory /usr/share/phpMyAdmin/>
AddDefaultCharset UTF-8

<IfModule mod_authz_core.c>
# Apache 2.4
<RequireAny>
    #Require ip 127.0.0.1
    #Require ip ::1
    Require all granted
</RequireAny>
</IfModule>
<IfModule !mod_authz_core.c>
# Apache 2.2
Order Deny,Allow
Deny from All
Allow from 127.0.0.1
Allow from ::1
</IfModule>
</Directory>

Restart Web Server

systemctl restart httpd

Buka http://ip-address/phpmyadmin

Demikian semoga bermanfaat.