Blog Hosting, Server, Linux, Jaringan Komputer dan Internet 

Cara upgrade php versi 5.4 ke versi 5.6

Published on May 5, 2017, by in Tutorial.

Langkah awal yaitu install repositori PHP 5.6.xx

rpm -Uvh https://dl.fedoraproject.org/pub/epel/epel-release-latest-7.noarch.rpm
rpm -Uvh https://mirror.webtatic.com/yum/el7/webtatic-release.rpm

Cek paket list PHP

yum list installed php

Buang semua paket PHP

yum remove php php-cli php-common php-gd php-ldap php-mysql php-odbc php-pdo php-pear php-pecl-apc php-pecl-memcache php-pgsql php-soap php-xml php-xmlrpc -y

Restart Apache

service httpd restart

Sekarang install PHP 5.6.xx

yum install php56w php56w-opcache -y

Install paket PHP 5.6.xx

yum install php56w-mcrypt -y

yum install php56w-odbc -y

yum install php56w-pdo -y

yum install php56w-pgsql -y

yum install php56w-soap -y

yum install php56w-xml -y

yum install php56w-gd -y

yum install php56w-mbstring -y

Install Modul MySQL

yum install php56w-mysqlnd

Cek versi PHP

php –version

PHP 5.6.30 (cli) (built: Jan 19 2017 22:31:39)
Copyright (c) 1997-2016 The PHP Group
Zend Engine v2.6.0, Copyright (c) 1998-2016 Zend Technologies
with the ionCube PHP Loader (enabled) + Intrusion Protection from ioncube24.com (unconfigured) v6.0.9, Copyright (c) 2002-2016, by ionCube Ltd.
with Zend OPcache v7.0.6-dev, Copyright (c) 1999-2016, by Zend Technologies

Demikian, semoga bermanfaat.

CONFIGURATION ERROR config.inc.php was not found di VestaCP

Published on April 29, 2017, by in Tutorial.

Baru kali ini setelah install vestacp mengalami configuration error pada webmail roundcube, apakah karena saya install di centos 6, karena biasanya install vestacp di centos 7 semuanya lancar termasuk webmail roundcube. Pesan error yang munvul adalah seperti ini :

CONFIGURATION ERROR config.inc.php was not found. Please read the INSTALL instructions!

dan webmail samasekali tidak bisa dibuka

Permasalahannya ternyata pada permission pada file config.inc.php

Solusinya tinggal merubah permission file ke 644 yang aman saja, dengan cara :

chmod -R 644 /etc/roundcubemail/config.inc.php

dan alhasil webmain roundcube di vestacp bisa dikases dengan normal. alhamdulillah

semoga bermanfaat.

cPanel DNS Only di VPS RAM 256MB 512MB

Published on April 27, 2017, by in Tutorial.

Untuk membuat cluster kita memerlukan server cPanel dns-only. Server cpanel dns-only ini tidak membutuhkan spek yang besar, sukup menggunakan vps dengan ram 512MB atau 512MB juga bisa. Berikut cara instalasinya secara lengkap :

  1. Masuk ke terminal menggunakan user root
  2. Install plugin yang diperlukan

    yum install wget perl nano screen -y

  3. Lanjutkan dengan perintah berikut

    cd /home && curl -o latest-dnsonly -L https://securedownloads.cpanel.net/latest-dnsonly && sh latest-dnsonly –keep

  4. Akan ditemukan pesan error bahwa dibutuhkan minimal ram 768MB jika menggunakan Centos 6 dan ram 1GB jika anda menggunakan Centos 7, abaikan saja pesan tersebut. Kita lanjutkan edit syarat ram tersebut dengan cara sebagai berikut :
    cd installd
    nano install
  5. Cari default memory dan ganti dengan 256MB atau 512MB

    default sebelum edit :

    setelah edit ram default :

  6. Simpan setingan tersebut dan lanjutkan proses instalasi cpanel dns-only

    screen

    ./bootstrap-dnsonly

  7. Salam sukses

Cara Seting DNS Cluster (dns-only) cPanel

Published on April 26, 2017, by in Tutorial.

Clustering memudahkan dalam seting beberapa server cpanel hanya dengan menggunakan 2 nameserver. Kedua nameserver ini adalah server dns-only cpanel yang merupakan aplikasi gratis dari cpanel.

Untuk clustering ini sedikitnya kita membutuhkan 2 server dns-only dan 2 server cpanel produksi.

Topologi yang digunakan untuk clustering ini adalah sebagai berikut :

Sebelumnya kita masuk ke panel domain dan seting untuk masing-masing domain dengan ip berikut :

Setting di Domain Registrar :
dns1.nszen.com = 107.174.48.75
dns2.nszen.com = 198.23.206.204
ns1.whmzen.com = 96.44.162.194
ns2.whmzen.com = 96.44.162.195
ns1.whmzen.net = 139.99.4.253
ns2.whmzen.net = 139.99.4.254

Server cPanel DNS Only
DNS1 hostname : st.nszen.com (107.174.48.75)
DNS2 hostname : nd.nszen.com (198.23.206.204)

Server cPanel
cPanel 1 hostname : core.whmzen.com (96.44.162.194)
cPanel 2 hostname : core.whmzen.net (139.99.4.253)

 

Sekarang kita berada pada server DNS Only, yang terdiri dari 2 VPS yang berbeda lokasi yang kita install dengan DNS Only.

Cara install DNS Only bisa mengikut tutorial yang diberikan oleh cPanel berikut :

https://documentation.cpanel.net/display/ALD/Installation+Guide+-+cPanel+DNSONLY+Installation

atau jika menggunakan RAM kurang dari 1G gunakan tutorial berikut :

http://zen.web.id/cpanel-dns-only-di-vps-ram-256mb-512mb/

Sekarang kita mulai seting pada Server DNS Cluster

Di Server DNS 1 :
dns1.nszen.com = 107.174.48.75
dns2.nszen.com = 198.23.206.204
DNS1 cluster :
core.whmzen.com = 96.44.162.194 (standalone)
core.whmzen.net = 139.99.4.253 (standalone)

Login ke WHM menggunakan root, kemudian masuk ke menu DNS Cluster –> Configure

isikan remote host, user name dan access hash (ini didapat dari Server cPanel1) kemudian pilih DNS Rule standalone dan submit. Dengan langkah yang sama kita masukan Server cPapel 2, sehingga kedua server cPanle telah diconfigurasi pada server DNS only yang kita gunakan.

 

Di Server DNS 2 :
dns1.nszen.com = 107.174.48.75
dns2.nszen.com = 198.23.206.204
DNS2 cluster :
core.whmzen.com = 96.44.162.194 (standalone)
core.whmzen.net = 139.99.4.253 (standalone)

Dengan cara yang sama pada Server DNS 1, Login ke WHM menggunakan root, kemudian masuk ke menu DNS Cluster –> Configure.

Sehingga pada Server DNS 2 terdapat 2 server cPanel yang diconfigurasi

 

Sekarang kita beralih ke server Produksi yaitu server cPanel, disini terdapat 2 server cPanel yang akan diconfigurasi cluster.

Di Server cPanel 1 :
ns1.whmzen.com = 96.44.162.194
ns2.whmzen.com = 96.44.162.195
DNS Cluster :
st.nszen.com = 107.174.48.75 (Synchronize)
nd.nszen.com = 198.23.206.204 (Synchronize)

Kita masuk ke manggunakan root dan langsung ke menu DNS Cluster –> Configure.

Silakan isikan remote host, user name dan access hash, pilih DNS Rule dengan Synchronize

Dengan langkah yang sama kita masukan Server DNS Only 2, sehingga kedua server DNS Only telah diconfigurasi pada server cPanel yang kita gunakan.

Di Server cPanel 2 :
ns1.whmzen.net = 139.99.4.253
ns2.whmzen.net = 139.99.4.254
DNS Cluster :
st.nszen.com = 107.174.48.75 (Synchronize)
nd.nszen.com = 198.23.206.204 (Synchronize)

Dengan cara yang sama seperti pada Server cPanel 1, kita masuk ke manggunakan root dan langsung ke menu DNS Cluster –> Configure.

sehingga kedua server DNS Only telah diconfigurasi pada server cPanel yang kita gunakan.

 

Untuk pointing menggunakan dns1.nszen.com dan dns2.nszen.com

Demikian tutorial singkat ini, semoga bermanfaat.

Tidak bisa akses port 8006 di proxmox

Published on March 27, 2017, by in Tutorial.

Hampir putus asa karena port browser proxmox yaitu port 8006 tidak bisa diakses, tetapi masih bisa masuk port 22 menggunakan putty.

Tidak usah galau kawan, ternyata eh ternyata hal ini cuman membutuhkan upgrade versi proxmox saja.

Lantas gimana caranya ? sangat mudah, anda masuk ke terminal menggunakan user root, kemudian ikuti langkah berikut :

#apt-get update
# apt-get dist-upgrade

Proses akan berjalan cukup memakan waktu, selama proses bisa ditinggalkan sampai selesai dengan sendirinya.

Demikian, semoga bermanfaat.

Cara Update Lisensi CloudLinux

Published on March 23, 2017, by in Tutorial.

Update lisesnsi CloudLinux sebagai berikut

update menggunakan lisensi key

# rhnreg_ks –activationkey=<newkey> –force

 

update menggunakan lisensi ip address

# clnreg_ks –force

 

demikian catatan kecilnya, semoga bermanfaat.

 

Cara Upgrade MySQL versi 5.5 ke 5.7 di Centos 6

Published on March 22, 2017, by in Tutorial.

Cara upgrade ini dilakukan ketika migrasi website wordpress dari hosting cpanel ke hosting yang menggunakan vps yang diinstall vestacp, karena vestacp secara default mempunyai MySQL versi 5.5 maka database yang sebelumnya di MySQL 5.6 kemudian dipindah ke MySQL versi 5.5 akan terjadi error dan database tidak bisa dipindahkan. Maka solusinya yaitu upgrade MySQL dari versi 5.5 ke versi 5.7.

Cara silakan ikuti langkah-langkah sebagai berikut :

  • Stop service MySQL

# service mysqld stop

  • Backup database MySQL

# mkdir /var/lib/mysqlcopy
# cp -aR /var/lib/mysql/* /var/lib/mysqlcopy

  • Install MySQL-community repository

# yum install http://dev.mysql.com/get/mysql57-community-release-el6-7.noarch.rpm

  • Install paket MySQL

# yum install mysql

  • Start service MySQL

# service mysqld start

Setelah selesai upgrade versi MySQL silakan lanjutkan migrasi database dan yang lainnya, semoga bermanfaat

 

 

User Enumeration untuk menyembunyikan user wordpress

Published on March 20, 2017, by in Tutorial.

User login wordpress sangat rentan apabila pada posisi terbuka, banyak para hacker masuk melalui jalur user login. Untuk mengatasinya kita harus sembunyikan user login wordpress ini dengan menggunakan plugin “User Enumeration”

Plugin User Enumeration ini bisa kita download langsung di Add New plugin pada menu wordpress, atau bisa download pada link berikut :

https://wordpress.org/plugins/stop-user-enumeration/

Setelah selesai install di website wordpress kita, kemudian kita aktifkan, dan hasilnya bisa kita cek menggunakan website tools hackertarget[dot]com/wordpress-security-scan/ seperti berikut :

Demikian, semoga bermanfaat.

Cara Disable Directory Indexing Worpress

Published on March 20, 2017, by in Tutorial.

Untuk keamanan website wordpress kita, alangkah baiknya kita disable Directory Indexing. Caranya adalah sebagai berikut :

Masuk ke cPanel

Pilih Anvances –> Indexes

Pilih Public_html

Pilih No Indexing, dan save

Untuk cek hasil silakan gunakan website tool hackertarget[dot]com/wordpress-security-scan/ dan hasilnya seperti berikut :

Demikian, semoga bermanfaat.

Cara Install LiteSpeed WebServer di Server cPanel

Published on March 19, 2017, by in Tutorial.

LiteSpeed WebServer memiliki kecepatan lebih tinggi dibandingkan dengan Apache Server. Apabila kita telah memiliki server cpanel yang dengan default memeiliki Apache Web server, kita bisa melakukan installasi plugin untuk LiteSpeed Webserver. Caranya adalah sebagai berikut :

Script auto-installer dapat didownload dari panel kontrol halaman plugin Download atau dengan perintah berikut:

wget http://www.litespeedtech.com/packages/cpanel/lsws_whm_autoinstaller.sh
chmod a+x lsws_whm_autoinstaller.sh

Perintah berikut ini hanya untuk trial 15 hari sajadengan menggunakan pengaturan default :

./lsws_whm_autoinstaller.sh TRIAL

 

Jika memiliki Lisensi Key dengan proses installasi default:

./lsws_whm_autoinstaller.sh SERIAL-KEY

 

Jika ingin mengatur parameter tertentu (Ganti TRIAL dengan serial key):

./lsws_whm_autoinstaller.sh TRIAL 2 0 admin 123456 root@localhost 1 1

 

Jika hanya ingin menentukan username dan password (Ganti TRIAL dengan serial key):

./lsws_whm_autoinstaller.sh TRIAL 2 0 smith testpw

 

Jika Anda menginstal LSWS dengan lisensi trial, Anda selalu dapat beralih ke lisensi yang dibeli menggunakan tombol Change Lisensi di plugin WHM.
Auto-installer akan membangun PHP untuk LSWS (dengan LSAPI) berdasarkan terbaru EasyApache PHP membangun Anda.
Jika CageFS dipasang sebelum menggunakan script ini, auto-installer otomatis akan menambahkan mount point untuk LSWS.

Demikian, semoga bermanfaat.

sumber : https://www.litespeedtech.com/support/wiki/doku.php?id=litespeed_wiki:cpanel:auto-installer