Blog Hosting, Server, Linux, Jaringan Komputer dan Internet 

Transfer Tool Connection refused error

Published on February 20, 2019, by in Tutorial.

Masalah “Transfer Tool Connection refused error” ini terjadi pada saat akan melakukan pemindahan akun cpanel dari server neo ke server west.

Setelah pening ternyata masalahnya hanya pada firewall. Quick Allow ip publik server ke masing-masing server supaya bisa saling komunikasi.

Itu saja sih curhat hari ini. Semoga bermanfaat.

firewall status enabled but stopped

Published on February 12, 2019, by in Tutorial.

Masalah terjadi pada ConfigServer Security & Firewall – csf v12.09 muncul warning

firewall status : enabled but stopped

pada seting csf

Sudah dicoba :

service csf stop
iptables –flush
service csf start

masih lom ada perubahan…

cek di csf log hah .. kooosong ?

Terus cek di Firewall juga posisi ON

Ternyata eh ternyata .. coba perhatikan di TCP_OUT pada port 49153:6553

tapi di TCP_IN nya 49153:65534

jadi csf nya bingung dari 49153 ke 6553

Intinya ini typo dan kurang piknik tinggal tambah angka 4 dibelakang TCP_OUT jadi 49153:65534

kelar sudah CSF berjalan dengan normal

Demikian curhat hari ini, semoga bermanfaat.

 

YUM encountered errors outside of EasyApache 4

Published on February 11, 2019, by in Download.

Kejadian error “YUM encountered errors outside of EasyApache 4” ini ketika kita akan mengakses EasyApache 4 di Server WHM cPanel

Solusinya

yum makecache

Kemudian restart server, dan EasyApache 4 bisa diakses kembali

Demikian catatan singkat, semoga bermanfaat.

Referensi : https://documentation.cpanel.net/display/EA4/Yellowdog+Updater,+Modified+(yum)+Basics#YellowdogUpdater,Modified(yum)Basics-Troubleshoot

HTML Under Maintenance

Published on February 11, 2019, by in Tutorial.

Tulisan ini sebagai catatan saja untuk website maintenance dengan html simple

<!doctype html>
<title>Site Maintenance</title>
<style>
body { text-align: center; padding: 150px; }
h1 { font-size: 50px; }
body { font: 20px Helvetica, sans-serif; color: #333; }
article { display: block; text-align: left; width: 650px; margin: 0 auto; }
a { color: #dc8100; text-decoration: none; }
a:hover { color: #333; text-decoration: none; }
</style>

<article>
<h1>We&rsquo;ll be back soon!</h1>
<div>
<p>Sorry for the inconvenience but we&rsquo;re performing some maintenance at the moment. If you need to you can always <a href=”mailto:info@zen.web.id”>contact us</a>, otherwise we&rsquo;ll be back online shortly!</p>
<p>&mdash; The Team</p>
</div>
</article>

Demikian catatan singkat ini, semoga bermanfaat.

Network is unreachable setelah install Centos 7

Published on January 18, 2019, by in Tutorial.

Ada hal yang ganjil ketika selesai install Centos 7 melalui remote KVM server USA. Network seakan tidak berfungsi muncul pesan “Network is unreachable setelah install Centos 7” ketika test ping keluar.

Konfigurasi network seperti berikut :

[root@dac ~]# nano /etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-enp6s0f0
GNU nano 2.3.1 File: /etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-enp6s0f0

TYPE=Etheret
BOOTPROTO=static
DEFROUTE=yes
IPV4_FAILURE_FATAL=no
IPV6INIT=yes
IPV6_AUTOCONF=yes
IPV6_DEFROUTE=yes
IPV6_FAILURE_FATAL=no
NAME=enp6s0f0
UUID=d68f1825-54d8-415b-9e02-60975ba75720
ONBOOT=yes
HWADDR=C8:0A:A9:88:1B:52
IPADDR0=199.241.186.18
PREFIX0=29
GATEWAY0=199.241.186.17
DNS1=8.8.8.8
DNS2=8.8.4.4
IPV6_PEERDNS=yes
IPV6_PEERROUTES=yes

Ternyata masalahnya ada nol “0″ di IPADDR seperti marking diatas, kita hanya buang 0 tersebut :

[root@dac ~]# nano /etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-enp6s0f0
GNU nano 2.3.1 File: /etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-enp6s0f0

TYPE=Etheret
BOOTPROTO=static
DEFROUTE=yes
IPV4_FAILURE_FATAL=no
IPV6INIT=yes
IPV6_AUTOCONF=yes
IPV6_DEFROUTE=yes
IPV6_FAILURE_FATAL=no
NAME=enp6s0f0
UUID=d68f1825-54d8-415b-9e02-60975ba75720
ONBOOT=yes
HWADDR=C8:0A:A9:88:1B:52
IPADDR=199.241.186.18
PREFIX=29
GATEWAY=199.241.186.17
DNS1=8.8.8.8
DNS2=8.8.4.4
IPV6_PEERDNS=yes
IPV6_PEERROUTES=yes

Kemudian restrat network

systemctl restart network

demikian curhat singkat, semoga bermanfaat.

Cara benchmarking vps

Published on January 15, 2019, by in Tutorial.

Untuk mengetahui performa sebuah vps kita dapat melakukan benchmarking dengan menggunakan script berikut :

wget -qO- bench.sh | bash

scrip tersebut bisa kita langsung eksekusi menggunakan root di terminal.

Contoh hasil bechmark vps :

contoh lainnya :

pada output tersebut terlihat average i/o speed 201.0 MB/s dan 518.7 MB/s itu menunjukan performa vps yang kita gunakan. Semoga bermanfaat.

ERR_CONNECTION_REFUSED

Published on December 23, 2018, by in Tutorial.

Tiba-tiba website tidak bisa diakses, muncul pesan

ERR_CONNECTION_REFUSED

saya coba restart web server di terminal linux

service httpd restart

tapi belum berhasil masih website tidak bsia diakses

setelah mencari informasi sana-sini akhirnya dapat referensi kalau selinux harus disable, kemudian disable selinux

nano /etc/selinux/config

pastikan selinux disable

SELINUX=disabled

kemudian restart server, alhamdulillah website kembali normal.

Sekian catatan singkat ini, semoga bermanfaat.

 

Registrar Error WHMCS

Published on December 18, 2018, by in Tutorial.

Tidak bisa manage domain resellerclub, muncul pesan error

Registrar Error

CURL Error: 35 – OpenSSL SSL_connect: SSL_ERROR_SYSCALL in connection to httpapi.com:443 (IP: & 0.0.0.0)
Sedang mencari solusi ..
Masalahnya ternyata pada Whitelist IP pada setingan API di resellerclub.
  • Login ke akun resellerclub .com
  • Pada menu Pengaturan -> API
  • Masukan IP publik server WHMCS
  • Simpan Whitelist alamat IP
Demikian semoga informasi ini bermanfaat.

Menjalankan backup secara manual di server WHM cPanel

Published on December 16, 2018, by in Tutorial.

Ringkasan

Gunakan script /usr/local/cpanel/bin/backup untuk menjalankan nackup di WHM secara manual di terminal linux menggunakan akses root.

 

Backup secara manual

Untuk menjalankan backup secara manual, jalankan perintah berikut melalui terminal SSH sebagai pengguna root dan jalankan perintah berikut:

/usr/local/cpanel/bin/backup

 

Instruksi Pilihan

Script /usr/local/cpanel/bin/backup support perintah :

–force , melakukan backup tambahan, bahkan jika sistem sudah berisi file cadangan yang up-to-date. Contoh :

/usr/local/cpanel/bin/backup –force

–debug, menjalankan pencadangan di latar depan dan mencetak progresnya pada baris perintah. Contoh :

/ usr / local / cpanel / bin / backup –debug

–help, Menampilkan informasi tambahan.

 

Referensi : https://documentation.cpanel.net/display/CKB/How+to+Run+a+Manual+Backup

Email tertahan di Mail Queue Manager WHM cPanel

Published on December 8, 2018, by in Tutorial.

Beberapa hari terjadi masalah pada email di WHM cpanel, kami tidak bisa mengirim maupun menerima email. Tidak ada pesan balik apa-apa ketika mengirim email, yang tau email yang kita kirim tidak dapat diterima oleh penerima email baik, begitu juga sebaliknya, kami tidak bisa menerima email dari luar.

Kemudian cek pada Mail Queue Manager terdapat antrian yang sangat banyak lebi dari 26000 menggantung di Mail Queue Manager.

Potongan gambar diatas hanya penampakan sebagian saja.

Coba cek di terminal root dengan perintah

exim -bp

akan terlihat antrian mail queue, mail queue ini kita hapus terlebih dahulu menggunakan perintah

cd /var/spool/exim
find input -type f -exec rm -rf {} \;
find msglog -type f -exec rm -rf {} \;
service exim restart

Setelah browsing sana sini ternyata solusinya mudah saja, yaitu dengan mengubah chmod direktori exim dengan perintah

chmod 4755 /usr/sbin/exim

kemudian cek kembali mengirim dan menerima email, alhasil email bisa dipergunakan kembali sebagaimana mestinya.

Demikian cerita singkat ini. Salam sukses.